Nov 12, 2015

Tips Membeli MicroSD



Saya tertarik dengan toppik MicroSD karena pengalaman pribadi saya ketika menggunakan MicroSD (corrupt, tidak terbaca, dll) da teknologi kecepatan transfer datanya yang sudah berkembang sangat pesat.

Semoga berguna :)

Saat ini mungkin smartphone sudah dilengkapi dengan penyimpanan external yang sudah mumpuni, tetapi tentu saja dengan semakin lama sebuah ponsel di tangan Anda akan semakin besar kebutuhan penyimpanan. Karena hal ini pula, produsen jarang meninggalkan penyimpanan external.
Mirco SD menjadi pilihan produsen karena bentuknya yang kecil dan penyimpanan yang besar. Anda juga tentu tidak jarang mendapat bonus Micro SD ketika membeli smartphone baru, tetapi tidak jarang pula bonus tersebut jauh dari harapan padahal Anda membutuhkannya.
Bila Anda berkeinginan membeli Micro SD lagi, ada hal-hal penting yang perlu Anda hindari untuk mendapat Micro SD yang terbaik. Apa saja itu? Mari kita lihat.

1. Membeli kartu memori yang tidak sesuai

Ketika membeli Micro SD kita tidak akan terlepas dari pabrikan. Semua mircoSD masuk ke slot micro SD, tetapi tidak semua bisa bekerja dengan baik. Ada tiga format kartu memori dan juga standar yang berbeda yang merupakan penentu kompabilitasnya (kesesuaian).
Tiga format yang mungkin sudah akrab untuk Anda seperti SD, SDHC, SDHX dan SDXC (atau microSD, microSDHC dan mircoSDXC namun dengan ukuran penyimpanan yang sama), tetapi kesemua ini tidak bekerja dengan cara yang sama.
Bila salah membeli, format tidak akan kompatibel dan Anda tidak akan bisa menggunakan kartu memori baru yang Anda beli tersebut karena perangkat Anda hanya kompatibel dengan format karu memori lama.
Sebelum Beli Micro SD, Perhatikan Hal-hal Berikut untuk Mendapat yang Terbaik
Perbedaan signifikan ketiga format tersebut:
  • mircoSD: Memiliki kapasitas hingga 2GB dan dapat digunakan pada slot mircoSD
  • microsSDHC: Memiliki kapasitas lebih dari 2GB hingga 32GB dan dapat digunakan pada perangkat yang memiliki slot SDHC dan SDXC.
  • microSDXC: Memiliki kapasitas lebih dari 32GB hingga 2TB (saat ini 512GB kartu memori terbesar yang ada di pasaran) dan hanya bisa digunakan pada perangkat yang memiliki slot SDXC.
Selain memeriksa kalau format kartu memori Anda kompatibel dengan perangkat perlu juga memeriksa beberapa poin lainnya yang tidak kalah pentingnya.

Ukuran penyimpanan

Perangkat yang mendukung slot mircoSDXC tidak akan secara otomatis mendukung semua ukuran pada format kartu penyimpanan ini. Misalnya, HTC One M9 secara resmi mendukung penyimpanan external hingga 128GB dan mungkin tidak akan bekerja bila lebih dari itu.
Bila Anda menggunakan micsoSD pada komputer, Anda perlu memastikan komputer Anda mendukung format kartu penyimpanan tersebut termasuk format sistemnya yang secara default adalah exFAT.
Windows merupakan OS yang mendukung hampir semua format microSD, tetapi untuk OSX hanya sampai versi 10.6.5 (snow Leopard).

Kecepatan

Format SDHC dan SDXC mendukung Ultra High Speed (UHS). Teknologi ini memungkinkan kecepatan transfer data yang jauh lebih cepat. Versi UHS dan UHS-I kecepatannya hingga 104 MBps dan UHS-II hingga 312 MBps.
Untuk bisa memanfaatkan kecepatan ini perangkat Anda juga harus mendukung. UHS bisa bekerja pada perangkat yang agak tua, tetapi kecepatannya akan dikurangi menjadi 25MBps. Kalaupun lebih, tidak akan terlalu signifikan.

2. Kesalahan memilih kecepatan

Mengidentifikasi kecepatan microSD hanya sesulit mengartikan format dan kompabilitasnya saja. Ada empat cara untuk melihat seberapa cepat kartu penyimpanan Anda, dan cara ini tidak berlaku untuk semua produsen kartu memori.
Sebelum Beli Micro SD, Perhatikan Hal-hal Berikut untuk Mendapat yang Terbaik

Speed Class

Speed Class menunjukkan kecepatan minimal menulis data dengan ukuran megabytes per second. Ada empat Speed Class yang ada saat ini:
-Class 2: 2 MBps
-Class 4: 4 MBps
-Class 6: 6 MBps
-Class 10: 10 MBps
Melihat level performa ini akan membantu Anda mengidentifikasi apakah kartu memori yang ingin Anda beli cocok untuk perangkat dan keperluan Anda.
Namun, ini merupakan kecepatan minimum bukan maksimum, jadi ada kemungkinan Class 2 lebih cepat dari Class 4. Class 10 mungkin akan terasa sangat berbeda dari class lainnya karena dia bisa mencapai 25 MBps.

Speed Class UHS

Speed Class UHS menunjukkan kecepatan minimum menulis data microSD yang mendukung kecepatan UHS-I dan UHS-II. Dari kedua versi UHS ini ada dua kategori kecepatan yang sering dituliskan produsen pada microSD:
-U1: 10 MBps
-U2: 30 MBps

3. Kartu Memori palsu

Kedengarannya seperti hal yang mudah untuk dihindari, tetapi ini sangat mudah terjadi pada Anda karena memang barang tiruan microSD sangat banyak di pasaran dan sangat mirip dengan yang asli.
Jika Anda menemukan harga yang tidak sesuai untuk memori yang bermerek dari penjual yang kurang terkenal, Anda perlu hati-hati.
Bahkan, beberapa tahun lalu teknisi SanDisk mengatkan sepertiga kartu memori SanDisk yang beredar di pasaran palsu. Tidak menutup kemungkinan jumlah ini berkurang.
Coba lihat video di bawah sebagai salah satu patokan mengidentifikasi kartu memori palsu:

Kesimpulan

Hal yang paling perlu untuk dihindari adalah membeli mereka palsu karena sudah pasti barang tersebut tidak memberikan kemampuan barang yang asli, dan pasti buruk. Selain itu, Anda juga perlu membeli microSD yang sesuai dengan kebutuhan, dan kompatibel dengan perangkat Anda.
Sering sekali, microSD kurang mendapat perhatian kita karena merasa fungsinya hanya untuk menyimpan data.
Sebenarnya tidak sampai di situ, bukan rahasia lagi banyak orang menggunakan microSD menjadi penyimpanan utama smartphone dan untuk menjadi penyimpanan utama butuh kecepatan yang tinggi. Jadi, jangan sampai salah
Sumber : http://www.plimbi.com/article/161685/sebelum-beli-micro-sd-perhatikan-halhal-berikut-un

Catatan Terkait:

No comments:

Post a Comment