Feb 11, 2015

Apa Sih Bloatware Pada Android?

Gambar diambil dari www.techhive.com

Menyambung dari artikel saya tentang bagaimana disable aplikasi bawaan pada Android disini, kali ini saya ingin menulis tentang apa itu bloatware pada Android.

Bloatware? Pasti pernah denger kan? Terutama yang berkaitan dengan Android. Selama ini saya dibingungkan dengan definisi dari bloatware yang sering saya baca di internet. Akhirnya ambil jalan untuk googling.

Setelah googling, saya menemukan beberapa artikel yang (mudah-mudahan) bisa membantu kita, paling tidak untuk tahu tentang si bloatware itu. Pertama yang saja tuju adalah laman http://www.wikipedia.org/ karena biasanya pada laman ini memuat definisi tentang banyak hal. Untuk bloatware sendiri saya dapati pada laman ini http://en.wikipedia.org/wiki/Software_bloat untuk kemudian saya kutip penjelasan sebagai berikut :
The term "bloatware" may be applied to software that has become bloated through inefficiency or accretion of features as outlined above. Confusingly, the same term bloatware is also commonly used to refer to preinstalled software on a device, usually included by the hardware manufacturer, that is mostly unwanted by the purchaser. This may account for up to 45% of pre-installed software on a new device.

The term may also be applied to the accumulation of unwanted and unused software elements that remain after partial and incomplete uninstallation. These elements may include whole programs, libraries, associated configuration information or data. The impact over time may be resultant deterioration of performance as the unwanted software or software components occupy memory, waste processing time, add disk I/O, consume storage and cause delays at system startup and shutdown. In the worst cases, the leftover software may interfere with the correct operation of wanted software.
yang bisa saya terjemahkan secara apa adanya sebagai berikut :p
Istilah Bloatware bisa didefinikasn kepada software yang menyebabkan "pembengkakan" karena in-efisensi atau karena penambahan fitur. Bloatware juga bisa digunakan untuk software yang terinstall pada perangkat, yang biasanya disertakan oleh produsen, yang tidak di inginkan oleh konsumen.

Bloatware juga bisa digunakan untuk "sisa" dari software yang sudah dihapus.Dimana didalamnya termasuk program, dokumentasi, konfigurasi, maupun data. Dimana dampak kedepannya akan menurunkan kemampuan dari hardware atau software.
Nah, saya juga mendapat penjelasan dari laman http://duniagadget558.blogspot.com/2013/01/istilah-pada-android.html seperti berikut :
Aplikasi bawaan dari carrier (operator) yang diinstal pada ponsel sebelum dipasarkan. Penentuan sebuah aplikasi merupakan bloatware sangatlah subjektif, tergantung dari pengguna menilai apalikasi tersebut, berguna atau tidak berguna. Bloatware biasanya muncul pada ponsel yang dibundling oleh operator tertentu
Satu lagi dari laman http://weingadget.blogspot.com/2013/04/apa-itu-bloatware-pada-android.html yang mendekati dengan maksud saya :
Bloatware adalah beberapa aplikasi bawaan yang sudah terinstall pada perangkat atau device tertentu (termasuk pada devcie Android) yang sangat jarang digunakan bahkan bahkan cenderung tidak berguna bagi pemakai device tersebut. Biasanya bloatware ini diinstal oleh vendor pembuat perangkatnya untuk kepentingan tertentu, misalnya kontrak dengan pihak - pihak yang berkepentingan dengan vendor tersebut (biasanya kontrak dengan operator seluler atau yang lainnya)

Apakah bloatware berbahaya bagi gadget Android? Tentu saja tidak. Namum banyak pengguna termasuk saya yang merasa terganggu dengan banyaknya bloatware pada perangkat Android yang saya gunakan karena selain tidak berguna, aplikasi (bloatware) tersebut membuat ruang penyimpanan internal (internal memory) pada device semakin sesak, dan itulah mengapa aplikasi seperti ini disebut bloatware (aplikasi yang membuat penyimpanan menjadi "kembung" atau bloating).
Jadi, dari beberapa pengertian yang saya dapat, bisa saya simpulkan bahwa :

Bloatware adalah aplikasi yang sudah terpasang pada perangkat atau device tertentu (termasuk pada Android) sebelum perangkat tersebut dipasarkan, yang kemudian aplikasi tersebut sangat jarang atau mungkin tidak pernah digunakan, sehingga pada akhirnya pengguna merasa terganggu karena aplikasi tersebut memakan ruang penyimpanan dan membuat kinerja dari perangkat atau device menjadi terganggu.

Jika memang ada tambahan lain dari pembaca atau ada yang salah dengan tulisan saya, silahkan ditambahkan atau di koreksi. Semoga bermanfaat :D

*** Hanya Sekedar Catatan ***
***      Biar Ga Lupa     ***

referensi :
http://en.wikipedia.org/wiki/Software_bloat
http://www.webopedia.com/TERM/B/bloatware.html
http://weingadget.blogspot.com/2013/04/apa-itu-bloatware-pada-android.html
http://duniagadget558.blogspot.com/2013/01/istilah-pada-android.html

Catatan Terkait:

No comments:

Post a Comment